BETON PRATEKAN PDF

Meskipun begitu, pada penerapannya terdapat kelebihan dan kekurangan beton prategang yang perlu untuk diketahui. Pada pembahasan kali ini kita akan mengulas lebih jauh mengenai kelebihan dan kekurangan beton prategang dalam penggunaannya pada proses konstruksi. Kelebihan Dan Kekurangan Beton Prategang Kelebihan Beton Prategang Setiap hal memiliki sisi positif dan negatifnya, begitu juga beton prategang yang merupakan salah satu elemen pada bidang konstruksi. Dalam pembahasan mengenai kelebihan dan kekurangan beton prategang, kita akan mengulas mengenai kelebihannya terlebih dahulu.

Author:Vorisar Akinok
Country:Morocco
Language:English (Spanish)
Genre:Love
Published (Last):11 April 2013
Pages:315
PDF File Size:3.36 Mb
ePub File Size:13.33 Mb
ISBN:835-9-97765-463-9
Downloads:87058
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Mezragore



Sejarah Beton adalah suatu bahan yang mempunyai kekuatan yang tinggi terhadap tekan, tetapi sebaliknya mempunyai kekuatan relative sangat rendah terhadap tarik. Putusnya baja tulangan akibat karatan fatal akibatnya bagi struktur.

Dengan kekurangan-kekurangan yang dirasakan pada struktur beton bertulang seperti diuraikan diatas, timbullah gagasan untuk menggunakan kombinasi-kombinasi bahan beton secara lain, yaitu dengan memberikan pratekanan pada beton melalui kabel baja tendon yang ditarik atau biasa disebut beton pratekan.

Beton pratekan pertama kali ditemukan oleh Eugene Freyssinet seorang insinyur Perancis. Ia mengemukakan bahwa untuk mengatasi rangkak,relaksasi dan slip pada jangkar kawat atau pada kabel maka digunakan beton dan baja yang bermutu tinggi.

Disamping itu ia juga telah menciptakan suatu system panjang kawat dan system penarikan yang baik, yang hingga kini masih dipakai dan terkenal dengan system Freyssinet. Dengan demikian, Freyssinet telah berhasil menciptakan suatu jenis struktur baru sebagai tandingan dari strktur beton bertulang. Karena penampang beton tidak pernah tertarik, maka seluruh beban dapat dimanfaatkan seluruhnya dan dengan system ini dimungkinkanlah penciptaan struktur-struktur yang langsing dan bentang-bentang yang panjang.

Beton pratekan untuk pertama kalinya dilaksanakan besar-besaran dengan sukses oleh Freyssinet pada tahun di Gare Maritime pelabuhan LeHavre Perancis. Freyssenet sebagai bapak beton pratekan segera diikuti jejaknya oleh para ahli lain dalam mengembangkan lebih lanjut jenis struktur ini,seperti: a.

Lin T. Keberhasilan beliau yaitu mampu memperhitungkan gaya-gaya parasit yang tejadi pada struktur. Dengan cara ini kawat atau kabel prategang diberi bentuk dan gaya yang sedemikian rupa sehingga sebagian dari beban rencana yang telah datetapkan dapat diimbangi seutuhnya pada beban seimbang ini.

Didalam struktur tidak terjadi lendutan dan karenanya tidak bekerja momen lentur apapun, sedangkan tegangan beton pada penampang struktur bekerja merata. Tanpa melalui prosedur rumit dapat dihitung dengan mudah dan cepat. Gagasan ini telah menjurus kepada pemakaian baja tulangan biasa disamping baja prategang, yaitu dimana baja prategang hanya diperuntukkan guna memikul akibat dari inbalanced load.

Struktur flat slab, struktur shell, dan lain-lain. Terutama di Amerika dewasa ini boleh dikatakan tidak ada gedung bertingkat yang tidak menggunakan beton pratekan didalam strukturnya. Lin juga telah berhasil membuktikan bahwa beton pratekan dapat dipakai dengan aman dalam bangunan-bangunan didaerah gempa, setelah sebelumnya beton pratekan dianggap sebagai bahan yang kurang kenyal ductile untuk dipakai didaerah-daerah gempa, tetapi dikombinasikan dengan tulangan baja biasa ternyata beton pratekan cukup kenyal, sehingga dapat memikul dengan baik perubahan-perubahan bentuk yang diakibatkan oleh gempa.

Abeles P. Penggunaan full prestressing ini tidak ekonomis, menurut berbagai penelitian biaya struktur dengan beton pratekan dan full prestressing dapat sampai 3,5 atau 4 kali lebih mahal dari pada struktur yang sama tetapi dari beton bertulang biasa dengan menggunakan tulangan baja mutu tinggi.

Dengan demikian timbullah gagasan baru yang dikemukakan oleh P. Yang mana didalam penampang diijinkan diadakannya bagi tulangan, lebar retak dapat dikombinasikan dengan baik. Aplikasi Penggunaan sistem prategang pada elemen struktural linier adalah dengan memberikan gaya konsentris atau eksentris dalam arah longitudinal. Gaya ini mencegah berkembangnya retak dengan cara mengeliminasi atau sangat mengurangi tegangan tarik di bagian tumpuan dan daerah kritis pada kondisi beban kerja, sehingga dapat meningkatkan kapasitas lentur, geser, dan torsional penampang tersebut.

Selain itu, pemberian tegangan stressing juga digunakan pada cerobong reaktor nuklir, pipa, dan tangki cairan, yang pada dasarnya mengikuti prinsip-prinsip dasar yang sama dengan pemberian prategang linier. Tegangan melingkar pada struktur silindris atau kubah menetralisir tegangan tarik di serat terluar dari permukaan kurvilinier yang disebabkan oleh tekanan kandungan internal.

Maka struktur dengan bentang besar dapat langsing. Sifat-sifat ini sangat penting untuk menghindarkan kehilangan tegangan yang cukup besar akibat sifat-sifat beton tersebut. Baja harus bebas dari lemak untuk menjamin rekatan antara beton dengan baja prategang.

ASME CODE CASE 2286 PDF

Menu utama

Sejarah Beton adalah suatu bahan yang mempunyai kekuatan yang tinggi terhadap tekan, tetapi sebaliknya mempunyai kekuatan relative sangat rendah terhadap tarik. Putusnya baja tulangan akibat karatan fatal akibatnya bagi struktur. Dengan kekurangan-kekurangan yang dirasakan pada struktur beton bertulang seperti diuraikan diatas, timbullah gagasan untuk menggunakan kombinasi-kombinasi bahan beton secara lain, yaitu dengan memberikan pratekanan pada beton melalui kabel baja tendon yang ditarik atau biasa disebut beton pratekan. Beton pratekan pertama kali ditemukan oleh Eugene Freyssinet seorang insinyur Perancis. Ia mengemukakan bahwa untuk mengatasi rangkak,relaksasi dan slip pada jangkar kawat atau pada kabel maka digunakan beton dan baja yang bermutu tinggi. Disamping itu ia juga telah menciptakan suatu system panjang kawat dan system penarikan yang baik, yang hingga kini masih dipakai dan terkenal dengan system Freyssinet. Dengan demikian, Freyssinet telah berhasil menciptakan suatu jenis struktur baru sebagai tandingan dari strktur beton bertulang.

LTA201P DATASHEET PDF

Pengertian Beton Prategang

Beton merupakan salah satu elemen konstruksi yang telah digunakan bertahun-tahun lamanya, dan terus berkembang sesuai dengan kebutuhan pembangunan. Salah satu bentuk nyata perkembangan dari beton adalah beton prategang , yang telah banyak digunakan dalam berbagai proyek konstruksi. Mengapa Dibuat Beton Prategang? Sebelum mengetahui apa itu pengertian beton prategang, maka kita akan membahas hal yang menimbulkan adanya kebutuhan terhadap beton prategang tersebut. Beton sendiri merupakan elemen konstruksi yang memiliki daya tahan yang kuat dalam menanggung beban berat yang ada di atasnya. Karena itu, material beton kerap dijadikan untuk digunakan pada bagian struktural bangunan atau yang menanggung berat seperti pondasi, jalan raya, jembatan, dan lain sebagainya. Namun sayangnya meskipun sanggup menahan tekanan dari beban berat diatasnya, beton kurang bisa menahan tekanan dari gaya tarikan.

CERCOSPORA COFFEICOLA PDF

Kelebihan Dan Kekurangan Beton Prategang

Sedangkan baja adalah suatu material yang sangat tahan terhadap tarikan. Dengan mengkombinasikan antara beton dan baja dimana nanti akan disebut sebagai beton bertulang reinforced concrete. Jadi pada beton bertulang, beton hanya memikul tegangan tekan, sedangkan tegangan tarik dipikul oleh baja sebagai penulangan rebar. Hal ini dapat dilihat pada sketsa gambar disamping. Suatu penampang beton bertulang dimana penampang beton yang diperhitungkan untuk memikul tegangan tekan adalah bagian diatas garis netral bagian yang diarsir , sedangkan bagian dibawah garis netral adalah bagian tarik yang tidak diperhitungkan untuk memikul gaya tarik karena beton tidak tahan terhadap tegangan tarik.

Related Articles