ANTAREJA ANTASENA PDF

Dalam pertemuan itu mereka membahas tentang negara saingan, yaitu Kerajaan Amarta yang sekarang memiliki senapati baru, yaitu Arya Gatutkaca. Patih Sangkuni bercerita bahwa tiga bulan yang lalu dirinya telah menghasut Prabu Boma Narakasura agar merebut jabatan senapati tersebut. Apabila Prabu Boma berhasil menduduki jabatan sebagai senapati Kerajaan Amarta, maka kelak saat meletus Perang Bratayuda, tentu ia akan menggiring pasukan Pandawa untuk berbalik memihak Kurawa. Dengan demikian, para Pandawa akan kehilangan kekuatan karena bala tentaranya berada di bawah kendali Prabu Boma Narakasura. Meskipun demikian, Prabu Boma sempat melapor kepada Patih Sangkuni tentang dirinya yang mencoba memanas-manasi Raden Antareja agar membenci pengangkatan Arya Gatutkaca sebagai senapati Kerajaan Amarta. Prabu Duryudana senang mendengar cerita itu.

Author:Meztijar Nikozuru
Country:Namibia
Language:English (Spanish)
Genre:Environment
Published (Last):6 July 2005
Pages:62
PDF File Size:14.31 Mb
ePub File Size:4.98 Mb
ISBN:256-4-90877-895-1
Downloads:56720
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Gardasho



Asal-Usul[ sunting sunting sumber ] Antasena adalah putra bungsu Bimasena atau Werkudara , yaitu Pandawa nomor dua. Ia lahir dari seorang ibu bernama Dewi Urangayu putri Batara Baruna. Bima menikah dengan Urangayu dalam cerita Kali Serayu Binangun, yaitu saat Pandawa dan Kurawa berlomba untuk membuat sungai tembus ke samudra.

Bima meninggalkan Urangayu dalam keadaan mengandung ketika ia harus kembali ke negeri Amarta. Antasena yang masih dalam kandungan, dikeluarkan oleh Sang Hyang Narada , dan diajukan ke peperangan. Setelah mampu mengalahkan musuh kahyangan, Antasena diserahkan kepada Sang Hyang Antaboga untuk dididik menjadi satriya. Setelah dewasa ia berangkat menuju Kerajaan Amarta untuk menemui ayah kandungnya. Saat itu para Pandawa sedang mempersiapkan pesta, karena Pandawa nomor tiga, Arjuna akan menikahkan salah satu putrinya Dewi Pergiwati , dengan putra mahkota Karajaan Amarta yaitu bernama Raden Pancawala , yang merupakan putra Pandawa nomor satu Yudhistira.

Pernikahan antar saudara sepupu tersebut nyaris gagal karena ulah Begawan Durna yang berniat untuk menjodohkan Pergiwati dengan putra mahkota Hastina, Raden Lesmana Mandrakumara. Berkat bantuan Antasena, Pancawala berhasil melarikan Pergiwati dan terlindungi dari amukan Kurawa. Setelah kejadian tersebut Arjuna akhirnya sadar, dan meresmikan pernikahan Pancawala dengan Pergiwati.

Beberapa tahun setelah pernikahan antara Pancawala dengan Pergiwati, Antasena kemudian menikahi sepupunya yang bernama Dewi Janakawati yang juga putri Arjuna , setelah bersaing dengan Setyaka dan Lesmana Mandrakumara. Sifat dan Kesaktian[ sunting sunting sumber ] Antasena digambarkan berwatak polos dan lugu, tetapi teguh dalam pendirian. Dalam berbicara dengan siapa pun, ia selalu menggunakan bahasa ngoko sehingga seolah-olah tidak mengenal tata krama. Namun hal ini justru menunjukkan kejujurannya di mana ia memang tidak suka dengan basa-basi duniawi.

Dalam hal kesaktian, Antasena dikisahkan sebagai putra Bima yang paling sakti. Ia mampu terbang, amblas ke dalam bumi, serta menyelam di air. Kulitnya terlindung oleh sisik udang yang membuatnya kebal terhadap segala jenis senjata. Kematian[ sunting sunting sumber ] Antasena dikisahkan meninggal secara moksa bersama sepupunya, yaitu Wisanggeni putra Arjuna. Keduanya meninggal sebagai tumbal kemenangan para Pandawa menjelang meletusnya perang Baratayuda.

Ketika itu Wisanggeni dan Antasena menghadap Sanghyang Wenang , leluhur para dewa untuk meminta restu atas kemenangan Pandawa dalam menghadapi Kurawa. Sanghyang Wenang menyatakan bahwa jika keduanya ikut berperang justru akan membuat pihak Pandawa kalah. Wisanggeni dan Antasena pun memutuskan untuk tidak kembali ke dunia.

Keduanya kemudian menyusut sedikit-demi sedikit dan akhirnya musnah sama sekali setelah dipandang Sanghyang Wenang.

UNSTOPPABLE BY CYNTHIA KERSEY PDF

Mengenal Siapa Sebenarnya Tokoh Pewayangan Antareja

Asal-Usul[ sunting sunting sumber ] Antasena adalah putra bungsu Bimasena atau Werkudara , yaitu Pandawa nomor dua. Ia lahir dari seorang ibu bernama Dewi Urangayu putri Batara Baruna. Bima menikah dengan Urangayu dalam cerita Kali Serayu Binangun, yaitu saat Pandawa dan Kurawa berlomba untuk membuat sungai tembus ke samudra. Bima meninggalkan Urangayu dalam keadaan mengandung ketika ia harus kembali ke negeri Amarta. Antasena yang masih dalam kandungan, dikeluarkan oleh Sang Hyang Narada , dan diajukan ke peperangan. Setelah mampu mengalahkan musuh kahyangan, Antasena diserahkan kepada Sang Hyang Antaboga untuk dididik menjadi satriya. Setelah dewasa ia berangkat menuju Kerajaan Amarta untuk menemui ayah kandungnya.

ENDOPROTESIS DE CADERA PDF

Kisah Pemberontakan Antareja

Anantaraja atau yang lebih sering disebut dengan Antareja merupakan salah satu tokoh dalam dunia pewayangan yang tidak ada dalam kisah Mahabharata. Sebab tokoh ini merupakan asli ciptaan dari para pujangga Jawa. Ia merupakan putra sulung dari Wrekodara atau Bimasena yang berasal dari keluarga Pandawa. Pewayangan klasik untuk versi daerah Surakarta mengisahkan bahwa Antareja itu merupakan nama lain dari tokoh wayang Antasena. Sedangkan untuk wayang versi Yogyakarta menyebut Antasena merupakan adik lain ibu Antareja selain Gatotkaca. Dikisahkan di dalam pewayangan modern, dalang dalam versi Surakarta juga sering mengisahkan bahwa Antareja dan Antasena merupakan dua tokoh yang tidak sama atau berbeda. Salah satu dari 5 ksatria Pandawa dengan Dewi Nagagini.

ASSAMITE CLAN BOOK PDF

Antareja dan Antasena, Saudara Tiri Gatotkaca yang Juga Sakti

Tetapi oleh sebagian dalang yang lain, yaitu gagrak Yogyakarta, dianggap berbeda. Pendapat yang kedua menganggap Antareja adalah kakak Antasena. Sementara itu menurut Pustakaraja, Antareja adalah nama Antasena setelah dewasa. Jadi, seperti halnya panggilan Bratasena ketika Bima masih muda.

EL PJARO AZUL DE RUBEN DARIO PDF

Antareja gugur

Saat itu Werkudara diadu dengan duryudana, karena kalah dalam menggunakan gada, Duryudana sakit hati. Ia menyuruh Dursasana agar melenyapkan Werkudara. Dursasana pura-pura mengadakan pesta memeriahkan pendadaran siswa Sokalima tadi. Dalam pesta itu Werkudara memeriahkan pendadaran siswa Sokalima tadi. Dalam pesta itu Werkudara diajak minum tuak. Karena terlalu banyak minum, Aryaa Sena mabuk dan jatuh pingsan.

Related Articles